Lompat ke konten

JELANG HARI BUMI, PAC. FATAYAT NU WARU BAGIKAN RATUSAN BIBIT POHON KELOR

Pembagian bibit pohon kelor secara simbolis oleh ketua PAC. Fatayat NU Waru didampingi koordinator bidang kesehatan dan lingkungan hidup kepada perwakilan ranting.

Dalam rangka menyambut Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April, Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Waru menggelar aksi peduli lingkungan dengan membagikan ratusan bibit pohon kelor kepada 26 ranting se-kecamatan Waru. Pembagian bibit dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 bertempat di Gedung NU Ranting Pepelegi.

Penanaman pohon kelor ini merupakan salah satu program kerja PAC Fatayat NU Waru di bidang kesehatan danĀ  lingkungan hidup. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata Fatayat NU dalam menjaga kelestarian bumi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang manfaat pohon kelor atau _Moringa oleifera_. Pohon kelor dikenal sebagai “pohon ajaib” karena kaya nutrisi, mudah tumbuh, dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan serta lingkungan.

Kelor untuk Bumi dan Keluarga

Ketua PAC Fatayat NU Waru, Sahabat Ummi Nahdliyah menyampaikan bahwa pembagian bibit kelor ini bukan sekadar simbolis, tetapi diharapkan bisa ditanam dan dirawat oleh anggota Fatayat NU di pekarangan rumah. “Kelor ini bisa membantu penghijauan, menyerap karbon, sekaligus menjadi sumber pangan bergizi untuk keluarga. Ini sejalan dengan semangat Hari Bumi dan peran perempuan NU dalam pemberdayaan keluarga,” ungkapnya.

Ratusan bibit kelor dibagikan kepada 26 ranting Fatayat NU se-Kecamatan Waru yang hadir dalam kegiatan tersebut. Selain pembagian bibit, pimpinan ranting nantinya juga akan diberikan edukasi singkat mengenai cara menanam, merawat, dan mengolah daun kelor menjadi makanan sehat.

 

Penanaman Serentak se-Kecamatan Waru

Untuk memastikan bibit yang dibagikan benar-benar ditanam, PAC Fatayat NU Waru menginstruksikan penanaman serentak di seluruh ranting mulai tanggal 11 April 2026 sampai dengan 18 April 2026. Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan penghijauan masif di Kecamatan Waru sekaligus menjadi kado untuk bumi.

Rangkaian Kegiatan Bertahap Menuju Lomba

Penanaman pohon kelor ini merupakan rangkaian kegiatan bertahap yang akan dilombakan pada tahap akhir. Setiap ranting diminta mendokumentasikan proses penanaman, perawatan, hingga pertumbuhan bibit kelor. Pada tahap akhir, akan dilakukan penilaian terhadap ranting dengan tanaman kelor terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

 

Komitmen Lingkungan Fatayat NU

Aksi ini menjadi bagian dari komitmen PAC Fatayat NU Waru untuk terus hadir dalam isu-isu lingkungan hidup dan pemberdayaan perempuan. Dengan menanam kelor, diharapkan masyarakat dapat mengurangi jejak karbon, memperbaiki kualitas udara, dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.e

PAC Fatayat NU Waru berharap langkah kecil ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut bergerak menjaga bumi, dimulai dari lingkungan terdekat. (Ummi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *