Selalu saja ada kisah menarik yang mengundang tawa di setiap kegiatan yang diikuti oleh PAC. Fatayat NU Waru. Kali ini cerita menggelitik terjadi saat pulang dari pemakaman ketua umum PP. Fatayat NU sahabat Margaret Aliyatul Maimunah.
Sebagaimana diketahui bahwa Neng Lia, sapaan akrabnya dimakamkan di pesarean PP. Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang.
Rombongan PAC. Fatayat NU Waru yang turut serta dalam pemakaman sahabat Margaret kala itu menggunakan mobil MWCNU Waru lengkap dengan sopir yang mengantar ke PP. Mambaul Ma’arif Denanyar.
Saat pemakaman usai, mobil MWCNU Waru pun bergegas meninggalkan Jombang yang saat itu memilih untuk lewat tol Jombang.
Begitu tiba di pintu masuk tol, sopir dari MWCNU Waru tersebut justru tidak melintas ke pintu masuk tetapi malah lewat jalur keluar tol Jombang. Pantas saja, semua penumpang yang diisi emak-emak muda yang sudah hampir lelap karena lelah berteriak kompak “eeee, sebelah sana, pak” .
Beruntung jalan keluar tol tersebut sedang lengang sehingga tidak bertabrakan dengan mobil arah keluar.
Di ujung pintu masuk tol pun nampak sukarelawan pengatur jalan yang geleng-geleng kepala spontan melihat ulah sang driver.
Sambil atret mobil, sang driver MWCNU Waru membuka kaca jendela “Maaf, ndan!” Ucapnya spontan.
Seluruh isi mobil langsung terbelalak dan batal ngantuk.