
Kabut duka tengah menyelimuti kediaman H. Mas Husin, yang telah pergi menghadap Allah SWT. hari ini, Ahad 19 April 2026.
Ribuan pentakziyah datang silih berganti memadati rumah duka sejak berita wafatnya ketua MWCNU Waru tersebut diumumkan. Pentakziyah yang datang dari berbagai kalangan mulai dari pengurus NU, badan otonom, anggota dewan hingga kolega yang bergerak di dunia pendidikan turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang begitu dicintai.
Meskipun jenazah sudah tiba di Berbek namun pemakaman dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WIB dikarenakan menanti putra beliau yang sedang studi di Yogyakarta.
Puluhan karangan bunga ucapan belasungkawa juga nampak berjajar-jajar di sepanjang area masuk rumah duka.
Isak tangis para pentakziyah tak terelakkan tatkala putra keduanya tiba di masjid tempat jenazah disemayamkan unyuk melihat wajah ayahnya untuk terakhir kali. Para pentakziyah diimbau tidak mendekat ke jenazah terlebih saat pihak keluarga dipersilakan untuk melihat keadaan orang tuanya.untuk menghindari kericuhan.
Usai kain kafan ditutup sempurna, dilangsungkanz
upacara Pelepasan jenazah dipimpin langsung oleh ketua PCNU Sidoarjo, KH. Zainal Abidin sekaligus memberikan sambutan atas nama keluarga. Beliau sempat menitikkan air mata saat mengenang perjuangan H. Mas Husin baik sebagai abdi negara maupun sebagai pengurus jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Setelahnya, para pentakziyah melaksanakan sholat jenazah
yang dipimpin oleh KH. Hasyim Imam Hambali Syuriyah MWCNU Waru.
Usai sholat jenazah, jenazah segera dibawa menuju pemakaman Islam desa Berbek tepat pukul 21.00 oleh Banser diikuti oleh para pentakziyah. (ummi)