
Rapat Koordinasi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Waru yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026 berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Santri lantai 2 Gedung MWCNU Waru, Jalan Kolonel Sugiono No. 20, Panjunan, Waru, Sidoarjo.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Harian (PH) MWCNU Waru, para ketua lembaga lama, serta calon ketua lembaga baru di lingkungan MWCNU Waru. Agenda utama rapat kali ini adalah penetapan ketua lembaga baru yang akan mengemban amanah kepengurusan periode berikutnya.
Ketua MWCNU Waru, Ustaz H. Mas Husein, S.Pd., M.M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa beberapa nama telah ditetapkan sebagai pimpinan lembaga di lingkungan MWCNU Waru. Beberapa di antaranya adalah HM. Sholeh dari Wedoro sebagai Ketua LDNU, H. Maliki dari Ambeng-ambeng sebagai Ketua LP Ma’arif NU, HM. Suef dari Tambak Oso sebagai Ketua LPNU, serta H. Abdur Rohim Tambak Oso sebagai Ketua LPPNU.
Selain itu, Zainal Abidin dari Berbek ditetapkan sebagai Ketua LKKNU, Erwin, SH dari Bungurasih sebagai Ketua LBHNU, M. Adhim dari Wedoro sebagai Ketua LAZISNU, dan H. Kasiono dari Wedoro sebagai Ketua LWPNU. Sementara itu, Mas Abdullah Amin Nafi’ dari Berbek dipercaya sebagai Ketua LBMNU, H. Supriono, SKP., M.Ners sebagai Ketua LPKNU, serta M. Qolbir Rohman sebagai Ketua LFNU.
Penetapan ketua lembaga juga mencakup Yupiter Sulifan, M.Psi dari Tambaksumur sebagai Ketua LTNNU dan Zainul Arifin dari Tambaksari sebagai Ketua LPBI. Beberapa lembaga lain seperti RMINU, Lakpesdam, Lesbumi, LTMNU ditetapkan ketuanya HM Yasin,SE Tambak Bulak, serta JRA juga masuk dalam struktur kelembagaan yang akan segera dilengkapi kepengurusannya.
Ustaz Mas Husein menegaskan bahwa setelah penetapan ini, para ketua lembaga diharapkan segera menyusun struktur kepengurusan serta merancang program kerja lembaga masing-masing.
“Sebagai bentuk kerja nyata, ketua lembaga bisa segera membuat sekaligus menentukan kepengurusan lembaga serta menentukan program kerja lembaga. Insyaallah bahan ini akan kita bawa ke Musyker sekitar awal Mei,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, wakil Rais Syuriyah, KH Mustofa Kamal memberikan motivasi kepada seluruh pengurus agar terus menguatkan peran organisasi hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, kemajuan MWC sangat bergantung pada keaktifan ranting.
“Keberhasilan MWC itu tergantung keaktifan ranting. Kalau rantingnya aktif, insyaallah saya yakin MWC juga akan makin aktif dan dapat berkembang pesat,” tutur Kepala MA Darul Ulum Waru tersebut.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan peran lembaga-lembaga NU dalam melayani umat dan masyarakat di wilayah Waru dan sekitarnya. YS

